Logo Bloomberg Technoz

Satgas Rilis 4 Terduga di Deretan Kasus Bersenjata Yahukimo

Azura Yumna Ramadani Purnama
02 March 2026 19:20

Sejumlah remaja menurut TNI direkrut kelompok separatis teroris (KST) KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya. (Dok:Kapendam Cenderawasih)
Sejumlah remaja menurut TNI direkrut kelompok separatis teroris (KST) KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya. (Dok:Kapendam Cenderawasih)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Satuan Tugas Operasi atau Satgas Damai Cartenz 2026 mengungkap empat nama anggota kelompok kriminal bersenjata yang diduga terlibat dalam rangkaian kasus kekerasan bersenjata di wilayah Yahukimo, Papua Pegunungan, periode 2023-2026. Satgas saat ini tengah menyusun daftar tindak pidana para terduga pelaku untuk proses hukum jika sudah tertangkap.

Kepala Humas Satgas Damai Cartenz 2026, Komisaris Besar Yusuf Sutejo mengungkap satu nama terbaru yang diketahui turut terlibat dalam rangkaian kejahatan tersebut adalah Meno Kogoya. Berdasarkan informasi, kata dia, Meno terlibat di kasus pembunuhan dua pendulang emas pada 20 September 2025; penembakan mobil Hilux Armor pada 22 September 2025; dan penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025.

"Serta penembakan pesawat Hercules pada 14 Januari 2026,” ujar Yusuf dikutip dari laman Humas Polri, Senin (02/03/2026).


Nama lainnya adalah Kotor Payage alias Kotoran Giban yang diduga terlibat dalam penembakan mobil Xtrada putih pada Maret 2024; penembakan terhadap Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025; penembakan Avanza putih pada 29 Desember 2025; penembakan pesawat Hercules di Bandara Nop Goliat Dekai pada 14 Januari 2026; serta penembakan truk box di Kilometer 7 Logpon pada 30 Januari 2026.

Terduga ketiga adalah Homi Heluka yang tercatat memiliki rangkaian dugaan keterlibatan kasus kekerasan bersenjata yang lebih panjang. Dia tercatat terlibat dalam pembakaran mobil polisi di Jalan Statistik pada 2023; pembunuhan di Kali Silet pada 11 Februari 2024; serta penembakan sopir truk di Jalan Logpon pada 12 Februari 2026.