Logo Bloomberg Technoz

Kapolri Demosi 3 Kapolres Viral yang Bermasalah

Azura Yumna Ramadani Purnama
02 March 2026 15:10

Kapolri, Listyo Sigit Prabowo saat Konfrensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2024. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu)
Kapolri, Listyo Sigit Prabowo saat Konfrensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2024. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Kepolisian Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat telegram dengan nomor ST/440/II/KEP./2026 pada 27 Februari 2026. Dia melakukan mutasi, demosi, dan promosi terhadap 54 anggota polisi yang terdiri dari 44 orang mendapatkan promosi, tiga orang demosi, dan tujuh orang mutasi dalam rangka pensiun.

Tiga perwira Korps Bhayangkara yang mendapatkan demosi adalah para kepala kepolisian tingkat resor atau kapolres yang sempat viral dan mendapatkan perhatian masyarakat karena terkait sejumlah masalah. Mereka adalah Kapolres Sleman Komisaris Besar Edy Setyanto Erning Wibowo;  Kapolres Bima Kota Ajun Komisaris Besar (AKBP) Didik Putra Kuncoro; dan Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono.

“Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir dikutip, Senin (02/03/2026).


Kapolres Sleman Kombes Edy Setyanto mendapat sorotan usai penyidiknya menetapkan Hogi Minaya sebagai tersangka pembunuhan terhadap dua pelaku penjambretan terhadap istrinya. Kritik makin tajam usai polisi memberi sinyal sepakat dengan keluarga penjambret yang meminta uang ganti rugi jutaan kepada Hogi agar kasus tersebut dicabut.

Perkara Hogi pun akhirnya dihentikan usai kritik masyarakat dan DPR semakin deras kepada kepolisian.