Satgas Sita Senjata Api Hingga Uang Tunai di Markas KKB Nabire
Azura Yumna Ramadani Purnama
02 March 2026 17:53

Bloomberg Technoz, Jakarta - Satuan Tugas atau Satgas Damai Cartenz 2026 bersama anggota TNI di Satgas Habema dan Satgas Rajawali mengambil alih sebuah lokasi yang diduga menjadi markas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nabire, Papua Tengah sekitar pukul 22.40 WIT pada Ahad (01/03/2026). KKB tersebut diduga pimpinan Panglima Kodap III D Dulla Aibon Kogoya.
“Ini merupakan komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat ketika terjadi aksi-aksi kekerasan. TNI-Polri tidak akan tinggal diam. Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku kelompok kriminal bersenjata hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Komisaris Besar Yusuf Sutejo dikutip, Senin (02/02/2026).
Satgas gabungan dan KKB sempat terlibat baku tembak yang berakhir dengan pengusaaan markas. Dalam operasi tersebut, satgas gagal menangkap anggota KKB karena berhasil melarikan diri ke kawasan hutan.
Meski demikian, Satgas masih menemukan sejumlah senjata dan logistik KKB yang tertinggal di markas tersebut. Satgas menyita 561 butir amunisi dari berbagai kaliber, baik untuk senjata laras panjang maupun pendek; serta 10 magazen senjata api jenis SS1 dan jenis AK-101.
Satgas juga menyita 12 unit telepon genggam, lima unit handy talky (HT), serta uang tunai sebesar Rp79.900.000. Selain itu, tim juga menemukan dua telepon genggam milik korban KKB tersebut yaitu seorang petugas keamanan PT Kristalin Ekalestasi dan anggota Brimob Batalion C.



























