Logo Bloomberg Technoz

Sekutu AS Enggan Terlibat Misi Militer Trump di Selat Hormuz

News
15 April 2026 09:30

Arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz. (Bloomberg)
Arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz. (Bloomberg)

Andrea Palasciano, Ellen Milligan dan Samy Adghirni - Bloomberg News

Bloomberg, Donald Trump bersikeras bahwa sekutu-sekutu Amerika Serikat (AS) siap membantunya di Selat Hormuz. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan kondisi yang jauh berbeda.

Inggris dan Prancis dijadwalkan menggelar pertemuan puncak pada Jumat mendatang untuk membahas masalah ini, tepat saat Trump memberlakukan blokade di jalur pelayaran krusial lepas pantai Iran tersebut. Namun, menurut pejabat Eropa yang mengetahui diskusi internal ini, hampir tidak ada kemajuan dalam pembentukan misi angkatan laut. Para sekutu enggan mengerahkan aset militer sebelum adanya gencatan senjata permanen.


Sejauh ini, pembicaraan lebih difokuskan pada upaya diplomatik untuk menyelesaikan perang AS-Israel dengan Iran daripada solusi militer, meskipun Washington terus mendesak komitmen angkatan laut yang spesifik. Selain itu, Inggris dan Prancis dikabarkan belum sepenuhnya sepakat mengenai teknis misi tersebut, termasuk peran apa yang akan dimainkan oleh AS nantinya.

Untuk saat ini, para diplomat memilih menunggu hasil dari perundingan damai yang masih rapuh sebelum menetapkan misi tertentu. Ini berarti Trump sebagian besar masih bergerak sendirian dalam upayanya memulihkan lalu lintas pelayaran komersial di selat tersebut—jalur vital bagi pasokan energi, pupuk, dan komoditas penting lainnya.

Terminal minyak dan gas Iran. (Sumber: Bloomberg)