Melihat Kunjungan Masyarakat ke Pusat Belanja
Andrean Kristianto
13 April 2026 16:38
Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengumumkan data penjualan eceran atau ritel untuk periode Februari dan proyeksi Maret.
Pada Senin (13/4/2026), BI melaporkan penjualan ritel yang dicerminkan dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) untuk Februari berada di 232,7.
Baca Juga
Naik 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy), lebih tinggi ketimbang pertumbuhan Januari yang sebesar 5,7% yoy.
Pertumbuhan 6,5% yoy juga menjadi yang tertinggi sejak Maret 2024 atau hampir dua tahun terakhir.
"Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan penjualan pada mayoritas kelompok, terutama Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dan Subkelompok Sandang," sebut laporan BI.
Secara bulanan (month-to-month/mtm), penjualan eceran pada Februari tumbuh sebesar 4,1%. Jauh lebih baik ketimbang Januari yang turun 2,7% mtm.
Untuk Maret, BI memperkirakan IPR ada di 254,2. Jika terwujud, maka tumbuh 2,4% yoy.
Secara bulanan, penjualan eceran pada Maret diperkirakan tumbuh 9,3% mtm, yang jika terwujud maka menjadi yang tertinggi dalam setahun terakhir.
Peningkatan tersebut didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Subkelompok Sandang sejalan dengan peningkatan permintaan rumah tangga selama periode perayaan Ramadan dan Idulfitri 1447 H.
(dre)






















