Logo Bloomberg Technoz

Ragam Risiko Penggunaan B50: Mesin Tersumbat, Seal Terdegradasi

Azura Yumna Ramadani Purnama
14 April 2026 13:00

Ilustrasi biodiesel (Envato)
Ilustrasi biodiesel (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kalangan pakar otomotif mengingatkan tingginya campuran fatty acid methyl ester (FAME) dalam biodiesel B50 berpotensi menurunkan performa mesin, sebab FAME bersifat higroskopis atau mudah mengikat air.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu mengungkapkan jika biodiesel B50 tak disimpan secara baik, kualitasnya bakal menurun dan sangat berdampak negatif bagi mesin.

Dia menjelaskan kondisi tersebut bisa menyebabkan terbentuknya sludge atau endapan yang menyumbat filter bahan bakar dan deposit di injektor akibat kontaminasi air serta kotoran.


Yannes mengungkapkan kondisi tersebut dapat membuat pembakaran menjadi tidak sempurna, tenaga mesin turun, konsumsi bahan bakar meningkat, dan dalam kondisi ekstrem bisa menyebabkan mesin mogok.

Tidak hanya itu, B50 dengan kualitas buruk memiliki sifat asam yang dapat teroksidasi sehingga mempercepat korosi pada komponen logam. Lalu, sifat pelarut FAME juga bisa memengaruhi seal karet atau elastomer di sistem bahan bakar yang menyebabkan swelling hingga cracking.