Rakyat Protes Kebijakan Batasi Akses Internet, Rusia Kini Melunak
News
14 April 2026 19:10

Bloomberg News
Bloomberg, Pembatasan internet di Rusia menimbulkan kecaman keras dari warganya sendiri, termasuk pengasingan Telegram, platform media sosial populer di sana. Apalagi reaksi publik tersebut juga merugikan tingkat kepopuleran Presiden Vladimir Putin.
Dorongan dari lembaga keamanan FSB Rusia untuk menerapkan kontrol yang lebih ketat telah mendorong beberapa pejabat tinggi memperingatkan risiko politik dan ekonomi akibat pemblokiran akses internet, menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut.
Situasi tersebut kemungkinan akan memperlambat penindakan, sehingga Telegram dapat terus beroperasi di Rusia, tambah sumber-sumber tersebut, yang meminta namanya tidak disebutkan saat membahas isu internal.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, tidak segera menanggapi permintaan komentar.
































