Logo Bloomberg Technoz

“Kesepahaman ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan operasi dan investasi jangka panjang dengan mengoptimalkan sumber daya yang telah teridentifikasi melalui eksplorasi detail untuk meningkatkan cadangan dan menjaga kesinambungan produksi setelah 2041,” ungkap Tony.

Tony menambahkan bahwa penandatangan tersebut dilakukan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, Freeport-McMoRan Inc. yang diwakili President and CEO Kathleen Quirk, serta PTFI yang diwakili dirinya sendiri.

“Keseluruhan ini adalah sesuai dengan amanat UUD 1945, yaitu sumber daya alam dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,” ucap dia.

Sebelumnya, Freeport-McMoRan Inc. (FCX) bersama PTFI resmi meneken MoU dengan pemerintah ihwal perpanjangan IUPK dan divestasi tambahan 12% saham ke Pemerintah Indonesia.

Manajemen FCX menjelaskan MoU tersebut menyepakati pengalihan 12% saham Freeport Indonesia ke pemerintah melalui MIND ID dilakukan pada 2041 dan divestasi tersebut dilakukan tanpa biaya.

Dengan catatan, pihak yang mengakuisisi yakni MIND ID akan mengganti biaya proporsional FCX yang dikeluarkan menggunakan nilai buku untuk investasi periode setelah 2041.

“FCX akan mempertahankan kepemilikan sahamnya sebesar 48,76% di PTFI hingga 2041 dan memegang sekitar 37% mulai 2042,” tulis manajemen FCX dalam keterangan resminya, Kamis (19/2/2026).

Di sisi lain, MoU tersebut turut menyepakati adanya revisi IUPK Freeport Indonesia di Grasberg, Papua Tengah agar dilakukan perpanjangan selepas 2041.

Kendati begitu, manajemen menyatakan perpanjangan hak operasi dan ketentuan lain yang telah disepakati akan mempertimbangkan penerbitan IUPK yang direvisi oleh pemerintah.

FCX menegaskan Freeport Indonesia berencana segera menyelesaikan permohonan perpanjangan IUPK tersebut, sesuai dengan kesepakatan yang telah diteken tersebut.

“Struktur tata kelola dan operasional yang ada, serta ketentuan perjanjian pemegang saham yang ada, IUPK, dan perjanjian lain yang berlaku akan terus berlaku selama masa berlaku sumber daya,” tulis manajemen FCX.

Selain itu, MoU tersebut juga memuat beberapa aspek kerja sama lainnya. Salah satunya, Freeport Indonesia akan memprioritaskan pengolahan hilir domestik melalui penjualan lokal tembaga olahan, logam mulia, asam sulfat, dan produk lainnya.

Freeport Indonesia juga akan  memperluas pemasaran tembaga olahan ke Amerika Serikat (AS), dengan syarat jika AS memerlukan pasokan tembaga tambahan.

“PTFI akan meningkatkan dukungan bagi masyarakat di Papua, termasuk dukungan finansial untuk pembangunan rumah sakit baru dan dua fasilitas pendidikan medis,” bunyi salah satu poin dalam MoU tersebut.

Kemudian, Freeport Indonesia turut akan melakukan meningkatkan eksplorasi serta studi lanjutan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan sumber daya jangka panjang hingga peluang ekspansi.

“Kami menghargai kemitraan jangka panjang kami dengan pemerintah Indonesia, masyarakat Indonesia dan Papua, serta kepercayaan mutual yang telah dibangun selama bertahun-tahun,” kata Ketua Dewan Direksi FCX Richard Adkerson dan CEO FCX Kathleen Quirk, dalam pernyataan bersama.

“Operasi Grasberg telah memberikan manfaat substansial bagi semua pemangku kepentingan selama sejarahnya yang berlangsung enam dekade, dan perpanjangan ini akan memberikan kesempatan untuk terus membangun nilai substansial bagi semua pemangku kepentingan di salah satu cadangan tembaga dan emas terbesar di dunia,” tegas pernyataan tersebut.

(azr/wdh)

No more pages