Logo Bloomberg Technoz

Harga Sedang Bagus, tapi Freeport Tak Bisa Pacu Produksi Tembaga

Azura Yumna Ramadani Purnama
11 June 2026 10:50

Dok. Freeport Indonesia
Dok. Freeport Indonesia

Bloomberg Technoz, Jakarta – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas mengungkapkan perseroan tak serta-merta mengkerek produksi tembaga, meskipun harga logam merah tersebut sempat melonjak ke sekitar US$14.000/ton.

Tony menyatakan harga logam tembaga merupakan faktor yang tidak dapat dikontrol oleh pelaku industri; baik ketika melemah maupun menguat.

Dengan begitu, Tony menegaskan perseroan tetap menjalankan rencana produksi dan penjualan yang telah dicanangkan, meskipun harga logam tembaga belakangan menguat.


“Kan kita ibaratnya faktor harga itu [tidak bisa dikendalikan], kita fokus pada apa yang bisa kita kendalikan gitu,” kata Tony kepada awak media di kompleks DPR, Rabu (10/6/2026).

“Jadi kalau faktor harga itu bukan berarti kalau harganya tinggi terus kita produksinya ditambah, ya enggak bisa seperti itu. Tetap saja kita produksi secara aman berkelanjutan,” lanjutnya.