Prabowo menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum dan seluruh perundang-undangan tanpa mundur sedikitpun.
“Karena itu, saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setampun,” ujarnya.
Selain itu, Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap peran MUI yang konsisten menjadi pilar stabilitas, ketenangan, dan toleransi dalam kehidupan bangsa, terutama saat menghadapi bencana di berbagai daerah, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
“Salut saya, kepada peran dan rasa tanggung jawab Majelis Ulama Indonesia,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengumumkan pemerintah menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di depan Bundaran HI, Jakarta, untuk pembangunan gedung MUI serta badan umat Islam lainnya. Rencananya, gedung itu akan dibangun setinggi 40 lantai.
Prabowo menekankan pentingnya kesatuan umat dalam menghadapi tantangan bangsa. Dia mengajak seluruh pihak untuk menghapus rasa curiga, perbedaan masa lalu, dan kebencian.
“Perbedaan adalah baik. Persaingan adalah baik. Tapi setelah bersaing, mari kita bersatu,” tuturnya.
(rtd/naw)


























