Logo Bloomberg Technoz

KTT ASEAN, Prabowo Serukan Dialog untuk Atasi Konflik Perbatasan

Farid Nurhakim
09 May 2026 12:14

Presiden Prabowo Subianto di KTT ASEAN, Filipina, Jumat (8/5/2026). (Dok. Setneg)
Presiden Prabowo Subianto di KTT ASEAN, Filipina, Jumat (8/5/2026). (Dok. Setneg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan stabilitas dan rekonsiliasi kawasan Asia Tenggara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Dalam berbagai pertemuan, isu situasi Myanmar hingga pentingnya dialog untuk menyelesaikan konflik perbatasan di kawasan menjadi perhatian utama.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan Presiden Prabowo menyampaikan pandangannya terkait pentingnya rekonsiliasi dan dialog dalam menyikapi berbagai persoalan perbatasan di kawasan, termasuk ketegangan antara Thailand dan Kamboja.

“Daripada mempertajam perbedaan-perbedaan di antara kita, biarlah urusan legal itu terus berjalan, tapi in the meantime kenapa kita tidak mencari hal-hal yang positif yang bisa dikerjasamakan yang kemudian bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan rakyat negara masing-masing,” tutur Menlu Sugiono mengutip pandangan Presiden Prabowo dikutip dari keterangan pers, Sabtu (9/5/2026).


Pendekatan tersebut, menurut Menlu Sugiono, juga menjadi prinsip yang selama ini dijalankan Indonesia dalam mengelola berbagai persoalan kawasan. “Seperti juga yang kita lakukan, kita cari jalan dan solusi bersama terkait dengan permasalahan-permasalahan di perbatasan, dengan dialog, dengan negosiasi, dengan bekerja sama,” kata dia.

Selain itu, pertemuan juga membahas perkembangan terbaru di Myanmar pasca-pelaksanaan pemilu dan pembentukan pemerintahan baru di negara tersebut. Indonesia sejak awal menegaskan pentingnya proses politik yang inklusif dan berorientasi pada perdamaian.