Logo Bloomberg Technoz

Proyeksi Harga Batu Bara Minggu Ini Usai Turun Pekan Lalu

Hidayat Setiaji
11 May 2026 06:01

Truk dan ekskavator di tengah asap di tambang batu bara terbuka PT Exploitasi Energi Indonesia di Palaran, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dadang Tri
Truk dan ekskavator di tengah asap di tambang batu bara terbuka PT Exploitasi Energi Indonesia di Palaran, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dadang Tri

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara turun pada perdagangan akhir pekan lalu. Sepanjang minggu, harga si batu hitam juga lesu.

Pada Jumat (8/5/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 131,75/ton. Berkurang 0,34% dari hari sebelumnya dan menjadi yang terendah sejak 28 April atau sekira sepekan terakhir.

Harga batu bara pun mencatat koreksi 1,61% sepanjang perdagangan minggu lalu.


Pelemahan harga batu bara disebabkan oleh peralihan energi akibat perang Timur Tengah yang tidak seagresif seperti perkiraan sebelumnya, terutama di Asia. Ada anggapan bahwa perang yang menutup akses Selat Hormuz tersebut akan membuat batu bara menjadi primadona, terutama karena gangguan pasokan gas alam cair (LNG).

Namun data berkata lain. Impor batu bara Jepang pada April tercatat sebanyak 7,89 juta ton. Turun drastis 13,3% dibandingkan bulan sebelumnya.