Logo Bloomberg Technoz

Sudah Hampir Rp16.900/US$, Rupiah Terlemah Kedua di Asia Pagi Ini

Tim Riset Bloomberg Technoz
06 February 2026 09:26

Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah kembali melemah dalam pembukaan perdagangan pasar spot hari ini, Jumat (6/2/2026), sehari setelah pemaparan data-data pertumbuhan ekonomi domestik. 

Rupiah spot seperti ditunjukkan data Bloomberg dibuka melemah 0,23% di Rp16.868/US$. Selanjutnya, rupiah bergerak makin melemah di Rp16.874/US$ pada pukul 09:10 WIB.

Pelemahan rupiah pagi ini menjadi yang terdalam kedua di Asia dengan penurunan nilai 0,27% terhadap dolar AS, setelah won yang tertekan 0,38%. Menyusul rupiah, ada ringgit Malaysia 0,25% dan dolar Taiwan susut 0,05% dan yuan China 0,04%. 


Mayoritas mata uang Asia menguat pagi ini, dipimpin oleh yen Jepang yang naik 0,18%. Bersama baht menguat 0,13%, dolar Singapura 0,09%, peso Filipina 0,05%, dolar Hong Kong 0,03%, serta yuan offshore 0,02%.

Pelemahan rupiah pagi ini kemungkinan masih terbebani oleh sentimen penurunan peringkat yang secara beruntun datang dari beberapa lembaga pemeringkat (rating agency). Malam tadi waktu Indonesia, Moody’s menurunkan outlook pasar utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Namun rating masih berada di level layak investasi.