Rupiah Ditutup Lemah, Kembali ke Atas Rp 16.800/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
05 February 2026 17:03

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap ditutup melemah pada perdagangan hari ini, di tengah rilis sejumlah data yang menjadi indikator pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pada penutupan perdagangan Kamis (5/2/2026), rupiah terdepresiasi 0,33% ke Rp16.830/US$, melanjutkan tren penurunannya dari pembukaan pagi ini yang sempat susut 0,21% di Rp16.810/US$.
Agaknya, pelaku pasar merespons data pertumbuhan dari kacamata yang berbeda serta kondisi otot dolar AS yang mulai kembali menguat menyebabkan rupiah kehilangan daya ungkitnya hari ini.
Dari sentimen eskternal, indeks dolar AS yang kembali menguat 0,17% ke posisi 97,778 membuat mata uang di pasar Asia juga bergerak di zona merah. Mata uang baht Thailand memimpin pelemahan cukup dalam sebesar 0,54%, disusul ringgit Malaysia 0,37%.
Sementara dari zona hijau, peso Filipina menguat 0,44% dan rupee India terapresiasi 0,10%.





























