Logo Bloomberg Technoz

RKAB Nikel Terlambat, Huayou Pastikan Smelternya Berjalan Normal

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 February 2026 10:10

Zhejiang Huayou Cobalt (Dok. Huayou)
Zhejiang Huayou Cobalt (Dok. Huayou)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Huayou Indonesia memastikan operasional smelter perseroan dalam keadaan normal meskipun terdapat persoalan lambatnya penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 bagi penambang nikel dan rencana pemangkasan produksi bijih.

Director of Public Affairs Huayou Indonesia Stevanus menjelaskan perseroan memiliki pasokan bijih nikel yang terjaga sehingga operasional smelter berjalan sesuai rencana.

Meskipun begitu, dia tetap berharap agar proses penerbitan RKAB 2026 dapat berjalan lancar sehingga pasokan bijih ke smelter perseroan dapat makin terjaga.


So far sih pabrik berjalan [normal], artinya kita masih punya bahan baku gitu. Namun kita harap juga memang dalam beberapa waktu ini juga sudah bisa ada kepastian beberapa yang keluar supaya kita juga bisa tahu gitu kan,” kata Stevanus kepada awak media, di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

Lebih lanjut, dia meyakini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menyesuaikan target produksi bijih nikel dalam RKAB 2026 sesuai dengan kebutuhan industri pengolahan.