Logo Bloomberg Technoz

Kabar itu dengan cepat merembet ke pasar surat utang pagi ini. Mayoritas surat utang tercatat mengalami kenaikan yield seperti tenor 1Y naik 1,5 bps menjadi 4,94%, 3Y naik 1,5 bps ke 5,4%, 7Y naik 1,8 bps ke 6,25%, dan 10Y naik 1,1 bps ke 6,33%. 

“Pergerakan yield SUN akan dibayangi oleh keputusan Moody’s menurunkan outlook Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Kami memperkirakan yield 10Y SUN naik ke rentang 6,35-6,45% akibat kemungkinan aksi jual yang kuat," kata tim analis Mega Capital Sekuritas dalam catatannya, pagi ini.

Pemerintah dalam pernyataan terbaru melalui Menteri Keuangan mengatakan pihaknya terus melakukan transformasi ekonomi dan menghidupkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi. Pemerintah  juga terus memastikan bahwa setiap potensi risiko dapat dikelola dengan baik.

"Berbagai upaya debottlenecking yang menghambat aktivitas usaha terus dilakukan. Selain itu, Pemerintah bersama Bank Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga dan nilai tukar serta stabilitas pasar keuangan. Sinergi fiskal dan Danantara akan dioptimalkan," ungkap Kemenkeu melalui pernyataan resminya.

Kemenkeu menambahkan dengan komitmen dan konsistensi kebijakan, pemerintah optimis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan kesejahteraan rakyat. Indikasinya sudah terlihat sejak semester II-2025 dengan berbagai indikator yang membaik.

Senada dengan otoritas fiskal, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan, laporan tersebut tidak mencerminkan pelemahan fundamental perekonomian Indonesia. Dia menilai justru di tengah tingginya gejolak dan ketidakpastian global, kinerja ekonomi domestik tetap solid.

"Penyesuaian outlook diyakini tidak mencerminkan pelemahan fundamental perekonomian Indonesia," ujar Perry dalam siaran resminya.

(riset/aji)

No more pages