Belum Bisa Memanfaatkan Pelemahan Dolar, Rupiah Malah Lemah
Tim Riset Bloomberg Technoz
04 February 2026 09:27

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah hari ini dibuka melemah tipis pada perdagangan pasar spot. Rupiah terdepresiasi 0,03% ke posisi Rp16.765/US$, bergerak berlawanan arah dengan pelemahan dolar AS di pasar global. Indeks dolar AS menyusut 0,20% ke posisi 97,43.
Dari kawasan Asia, pergerakan mata uang menunjukkan arah yang tidak seragam. Sejumlah mata uang utama Asia mencatat penguatan terbatas seiring pelemahan dolar AS, sementara lainnya justru tertekan oleh faktor domestik masing-masing.
Kondisi ini menegaskan bahwa sentimen regional belum cukup solid untuk mendorong penguatan kolektif mata uang Asia, dan pasar masih sangat selektif dalam merespons perkembangan global.
Di tengah kondisi ini, rupiah masih sulit memanfaatkan momentum pelemahan dolar AS. Tekanan terhadap mata uang Garuda lebih dipengaruhi sentimen domestik, mulai dari kehati-hatian investor terhadap risiko fiskal dan meningkatnya kebutuhan dolar di dalam negeri.
Agaknya menjelang musim Ramadan dan Idul Fitri pelaku usaha mulai menggenjot produksi dan tercermin dalam PMI Manufaktur S&P Global Indonesia yang naik menjadi 52,6 pada Januari. Selain itu, pertumbuhan impor barang dan barang konsumsi, yang masing-masing tumbuh 5,58% yoy menjadi US$16,1 miliar dan 4,56% yoy menjadi US$2,41 miliar. P




























