Insentif Mobil Listrik Distop, Huayou Dorong Dialihkan ke Baterai
Azura Yumna Ramadani Purnama
06 February 2026 10:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Huayou Indonesia angkat bicara soal rencana penghapusan insentif mobil listrik atau electric vehicle (EV) yang dilakukan pemerintah. Perseroan meyakini insentif mobil listrik berbasis baterai EV bakal menggenjot daya saing produk baterai Tanah Air.
Director of Public Affairs Huayou Indonesia Stevanus menyatakan jika subsidi tersebut dialihkan menjadi khusus untuk baterainya, maka baterai mobil listrik khususnya berbasis nickel manganese cobalt (NMC) buatan Indonesia bakal lebih berkembang dan harganya bakal makin kompetitif.
“Kalau switch ke baterai baguslah, artinya kan itu akan bisa membuat competitiveness baterai nikel yang made in Indonesia akan lebih bagus kan dan akan membuat itu lebih affordable untuk masyarakat kita,” kata Stevanus kepada awak media, di kawasan Jakarta Selatan, dikutip Jumat (6/2/2026).
Stevanus meyakini pabrikan mobil EV di Indonesia bakal makin masif mengadopsi baterai NMC usai insentif mobil listrik tak dilanjutkan, dengan catatan produk baterai EV buatan lokal mendapatkan insentif.
“[Hal] yang diinginkan kan memang bagaimana ya itu tadi kita bisa bangga menggunakan produk-produk dalam negeri kita sendiri. Baterai kalau dibikin di Indonesia disubsidi oleh pemerintah Indonesia supaya masyarakat Indonesia bisa pakai yang menerima manfaat siapa? Masyarakat,” ucap dia.
































