Logo Bloomberg Technoz

“Ya sebelum lebaran, sebelum puasa ini lah. Akhir Januari atau awal Februari,” kata  Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Iqbal Shoffan Shofwan ditemui di Kantor Kementerian Pertanian, beberapa waktu lalu.

Iqbal sebelumnya pernah menjanjikan harga Minyakita akan turun sesuai harga eceran tertinggi (HET) pada bulan ini. Akan tetapi, target tersebut meleset lantaran harga Minyakita masih tinggi per hari ini. 

Dia menjelaskan, Kemendag memang menuntut BUMN Pangan dan Perum Bulog melaporkan penyaluran Minyakita sebesar 35% sesuai Permendag No. 43/2025 setiap tanggal 10. Akan tetapi, hal itu belum bisa terlaksana lantaran realisasi penyaluran Minyakita oleh perusahaan pelat merah baru mencapai 14% per 20 Januari. 

“Oleh karena itu yang paling fair adalah menerapkan itu secara faktual nantinya di tanggal 26, nanti tuh kita berikan waktu 1 bulan. Walaupun nanti di 10 Februari juga kita akan lihat lagi nih [laporannya],” jelas Iqbal. 

Harga Komoditas Lain

Sementara itu, rata-rata harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara nasional hari ini adalah Rp12.375 per kilogram, lebih rendah 8,33% dari batas atas HET nasional Rp13.500 per kilogram. Beras medium tercatat Rp13.261 per kilogram, lebih rendah 14,45% dibandingkan batas atas HET Rp15.500 per kilogram.

Sementara itu, harga beras premium secara nasional berada di Rp15.383 per kilogram, lebih rendah 2,64% dari HET tertinggi Rp15.800 per kilogram. Namun, perlu dicatat bahwa harga beras premium di zona 2 tercatat Rp16.314 per kilogram atau lebih tinggi 5,94% terhadap HET, sedangkan di zona 3 mencapai Rp17.200 per kilogram atau lebih tinggi 8,86% dari HET.

Di kelompok hortikultura, harga bawang merah tercatat Rp40.077 per kilogram, lebih rendah 3,43% dari batas atas HAP Rp41.500 per kilogram. Bawang putih bonggol diperdagangkan di Rp38.764 per kilogram, lebih rendah 3,09% dari HAP tertinggi Rp40.000 per kilogram.

Harga cabai merah keriting tercatat Rp32.941 per kilogram, lebih rendah 40,93% dibandingkan batas atas HAP Rp55.000 per kilogram. Sebaliknya, cabai rawit merah diperdagangkan di Rp58.963 per kilogram, lebih tinggi 3,44% dari batas atas HAP Rp57.000 per kilogram.

Dari kelompok protein hewani, harga daging sapi murni berada di Rp136.424 per kilogram, lebih rendah 2,55% dibandingkan HAP Rp140.000 per kilogram. Daging ayam ras tercatat Rp38.404 per kilogram, lebih rendah 3,99% dari HAP Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras diperdagangkan di Rp30.533 per kilogram, lebih tinggi 1,78% dari HAP Rp30.000 per kilogram.

Adapun harga gula konsumsi rata-rata nasional tercatat Rp18.011 per kilogram, lebih rendah 2,34% dibandingkan batas atas HAP Rp18.500 per kilogram.

(ell)

No more pages