Sementara itu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan, dari sekitar 267 perusahaan tercatat yang sebelumnya memenuhi ketentuan free float 7,5% dan akan terdampak kenaikan menjadi 15%, terdapat 49 emiten yang memberikan kontribusi sekitar 90% terhadap total kapitalisasi pasar kelompok tersebut.
“Kalau kita zooming lagi, dari 267 itu ada 49 di dalamnya yang sudah memberikan kontribusi 90% dari total market cap. Jadi, kita coba sasar dulu yang 49 ini,” kata Nyoman.
Menurut Nyoman, 49 emiten tersebut berasal dari berbagai sektor dan akan diprioritaskan sebagai proyek percontohan (pilot project). BEI berharap langkah ini dapat menjadi referensi bagi emiten lain dalam memenuhi tahapan peningkatan free float sesuai jadwal yang ditetapkan.
BEI dan OJK akan mendukung proses tersebut, termasuk memetakan opsi aksi korporasi yang dapat dilakukan emiten, agar peningkatan free float tetap berjalan sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(dhf)





























