Kuota Pertalite 2026 Dipatok 29,2 Juta Kl, Turun 6,28% dari 2024
Azura Yumna Ramadani Purnama
27 January 2026 18:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) mengungkapkan kuota subsidi jenis bahan bakar minyak (BBM) khusus penugasan (JBKP) Pertalite pada 2026 ditetapkan sebanyak 29.267.947 kiloliter (kl), turun 6,28% dari kuota 2025 sejumlah 31.230.017 kl.
Di sisi lain, kuota subsidi jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) Solar ditetapkan sebanyak 18.636.500 kl. Kuota tersebut turun 1,32% dibandingkan dengan porsi 2025 sebanyak 18.885.000 kl.
Sementara itu, untuk JBT minyak tanah, kuota pada 2026 ditetapkan sebanyak 526.000 kl. Besaran itu tercatat naik tipis 0,19% dibandingkan dengan kuota kerosene subsidi pada 2025 sejumlah 525.000 kl.
“Kemudian, kami BPH telah menetapkan penyaluran kuota JBT dan JBKP periode 2026 untuk minyak tanah 526.000 kl, kemudian minyak solar 18.636.500 kl, kemudian JBKP Pertalite 29.267.947 kl,” kata Kepala BPH Migas Wahyudi Anas dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi XII DPR, Selasa (27/1/2026).
Lebih lanjut, pada tahun ini BPH Migas menargetkan pembangunan penyalur BBM 1 harga pada 55 lembaga penyalur sehingga secara kumulatif pada 2017—2026 ditargetkan mencapai 654 lembaga penyalur.































