Logo Bloomberg Technoz

Hanya 5% Gedung Perkantoran DKI yang Miliki Kualitas Udara Baik

Redaksi
13 March 2026 14:40

Ilustrasi Polusi Udara (Infografis/Bloomberg Technoz)
Ilustrasi Polusi Udara (Infografis/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Polusi DKI Jakarta yang buruk menyebabkan banyak gedung perkantoran dan sekolah memiliki kualitas udara yang sangat buruk.

Menurut hasil riset Nafas Indonesia, sebuah perusahaan berbasis teknologi dan data yang fokus pada penyediaan informasi kualitas udara secara mudah dan terjangkau di Indonesia, dari pengujian di beberapa gedung perkantoran, hanya 5% yang memiliki kualitas udara yang baik.

Tak hanya di gedung perkantoran, hasil dari pengujian kualitas udara di 50 kelas di sekolah internasional di Jakarta menunjukkan bahwa kualitas udara di tempat tersebut juga sangat jelek. 


“Kita melakukan survei di satu klaster sekolah dan secara harfiah nol, gak ada satu pun yang memiliki kualitas yang baik. Kalau gedung perkantoran, di bawah 5%. Seperti yang sudah kita lakukan di Standard Chartered Tower, Pacific Century Tower dan Mori Tower,” kata Co-founder Nafas, Piotr Jakubowski, dalam konferensi pers, Jumat (13/3/2026).

Hasil survei Nafas Indonesia terkait kualitas udara gedung perkantoran di Jakarta. (Dok. Nafas Indonesia)

Untuk itu, lanjut Piotr, dibutuhkan adanya regulasi yang lebih tegas dari pemerintah, untuk meminimalisir dampak kesehatan yang terjadi karena kualitas udara yang jelek.