Logo Bloomberg Technoz

BBM hingga Crude dari AS Belum Didatangkan, Masih Proses Tender

Azura Yumna Ramadani Purnama
12 March 2026 18:20

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri./Bloomberg Technoz-Dovana Hasiana
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri./Bloomberg Technoz-Dovana Hasiana

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pertamina (Persero) hingga saat ini belum mengeksekusi kesepakatan dagang terkait tarif resiprokal berupa impor komoditas minyak dan gas (migas) senilai US$15 miliar atau sekitar Rp253 triliun dari Amerika Serikat (AS).

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyatakan perseroan masih melakukan tender pembelian bahan bakar minyak (BBM), liquified petroleum gas (LPG), dan minyak mentah dari AS.

Di sisi lain, impor komoditas migas yang sebelumnya telah dilakukan dari AS masih diteruskan hingga kini.


"Sekarang kan bisnis as usual-lah. Kita memang masih ada dengan di sana yang berlangsung. Dan tentunya untuk ke depan kita tetap masih terus membuka," kata Simon kepada awak media di Kantor BPH Migas, Kamis (12/3/2026).

"Masih, iya [dalam proses tender]," lanjut dia.