World Kidney Day 2026: 50 Ribu Pasien Meninggal Setiap Tahun
Recha Tiara Dermawan
13 March 2026 11:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) menyoroti tingginya angka kematian pasien gagal ginjal yang menjalani terapi hemodialisis (HD) di Indonesia.
Bertepatan dengan peringatan World Kidney Day (WKD) 2026, organisasi tersebut mendesak pemerintah melakukan reformasi sistem layanan ginjal nasional, termasuk meningkatkan transparansi informasi mengenai pilihan terapi pengganti ginjal bagi pasien.
Dalam siaran pers yang disampaikan di Jakarta, Rabu (12/3), KPCDI menyebut sistem layanan ginjal di Indonesia masih didominasi terapi cuci darah menggunakan mesin hemodialisis, sementara pilihan terapi lain dinilai belum mendapatkan akses dan sosialisasi yang memadai.
Ketua Umum KPCDI Tony Richard Samosir mengatakan kurangnya transparansi informasi membuat banyak pasien gagal ginjal tidak mengetahui pilihan terapi selain hemodialisis.
“Di Indonesia, pasien gagal ginjal seolah digiring langsung ke mesin cuci darah tanpa penjelasan utuh mengenai opsi lain seperti CAPD atau transplantasi ginjal. Ini bukan sekadar masalah medis, ini adalah pelanggaran hak pasien atas informasi,” kata Tony dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (13/3/2026).






























