Stok BBM RI Diklaim di Atas Standar Minimum, Pertalite 24 Hari
Azura Yumna Ramadani Purnama
13 March 2026 18:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan stok bahan bakar minyak (BBM) Indonesia per 13 Maret 2026 atau menjelang hari raya Idulfitri 2026 berada di atas standar minimum nasional yang ditetapkan sebesar 21–23 hari.
Dalam sidang kabinet paripurna, Bahlil melaporkan bahwa Pertalite (RON 90) memiliki ketahanan stok nasional atau coverage days (CD) sebesar 24,39 hari, berada di atas batas minimum 18,2 hari.
“Bapak Presiden kami laporkan bahwa ini adalah kondisi BBM kita sekarang. Jadi untuk pertalite, RON 90 ini yang bensin subsidi. Itu cadangan kita adalah 24,39 hari, batas melampaui batas minimal dari apa yang direncanakan oleh nasional kita,” kata Bahlil di Kantor Presiden, Istana Negara, Jumat (13/3/2026).
Untuk Pertamax (RON 92), Bahlil mengungkap ketahanan stok nasional tercatat 28,75 hari atau lebih tinggi dari batas minimum 19,9 hari. Sementara Pertamax Turbo (RON 98) dilaporkan memiliki ketahanan stok 31,32 hari, melampaui batas minimum 22,3 hari.
Lebih lanjut, pada BBM jenis Solar (CN 48) ketahanan stok nasional tercatat 16,41 hari, sedikit di atas batas minimum 16,3 hari. Sedangkan Pertamina Dex (CN 53) Bahlil menyatakan memiliki ketahanan stok mencapai 46,05 hari, jauh di atas batas minimum 24,9 hari.

























