Logo Bloomberg Technoz

Krisis Ojol Melanda Jakarta Hari Ini

Andrean Kristianto
13 March 2026 21:09

Penglanggan menunggu ojol di jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Penglanggan menunggu ojol di jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Akhir-akhir ini media sosial ramai dengan keluhan mengenai sulitnya memesan ojek online (ojol) di Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Akhir-akhir ini media sosial ramai dengan keluhan mengenai sulitnya memesan ojek online (ojol) di Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Beberapa pengguna mengungkapkan jika mendapatkan driver namun posisinya yang jauh. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Beberapa pengguna mengungkapkan jika mendapatkan driver namun posisinya yang jauh. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Susahnya mendapatkan ojol dirasakan penggunan sudah seminggu kebelakang ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Susahnya mendapatkan ojol dirasakan penggunan sudah seminggu kebelakang ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Hal ini terjadi karena dalam beberapa waktu terakhir permintaan layanan mobilitas mengalami peningkatan yang cukup tinggi. (Bloomberg Technoz/Andre)

Hal ini terjadi karena dalam beberapa waktu terakhir permintaan layanan mobilitas mengalami peningkatan yang cukup tinggi. (Bloomberg Technoz/Andre)

Suasana kemacetan di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Suasana kemacetan di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Driver ojol mengendarai motornya di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Driver ojol mengendarai motornya di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Penglanggan menunggu ojol di jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Akhir-akhir ini media sosial ramai dengan keluhan mengenai sulitnya memesan ojek online (ojol) di Jakarta. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Beberapa pengguna mengungkapkan jika mendapatkan driver namun posisinya yang jauh. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Susahnya mendapatkan ojol dirasakan penggunan sudah seminggu kebelakang ini. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Hal ini terjadi karena dalam beberapa waktu terakhir permintaan layanan mobilitas mengalami peningkatan yang cukup tinggi. (Bloomberg Technoz/Andre)
Suasana kemacetan di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Driver ojol mengendarai motornya di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Akhir-akhir ini media sosial ramai dengan keluhan mengenai sulitnya memesan ojek online (ojol) di Jakarta. Fenomena ini kemudian disebut dengan istilah 'krisis ojol'.

Kesulitan mendapatkan ojek online dibenarkan oleh sejumlah pengguna yang ditemui di jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan. Rido, seorang pengguna, mengatakan sudah dua minggu terakhir ia mengalami kesulitan mendapatkan transportasi daring tersebut.

“Sudah 2 minggu, gak motor gak mobil susah, apalagi kalau malem jam 9-an, dulu-dulu gampang aja,” ungkap pria tersebut.

Keluhan serupa disampaikan oleh Azka. Ia menunggu ojek online selama 30 menit namun belum juga mendapatkannya.

“Sudah setengah jam dari jam 4, sudah enam kali di-cancel,” ujar Azka.

Dina juga mengungkapkan pengalamannya. Ia mengatakan sudah seminggu ini sulit mendapatkan ojek online pada siang hingga sore hari, sedangkan pagi masih relatif aman.

Selain itu, Dina merasa tarif ojek online saat ini mengalami kenaikan.

“Tarifnya naik aku ke Lotte Avenue sekarang Rp26ribu yang Goride Comfort biasanya Rp18ribu dari Tempo Scan,” ungkap Dina.

(dre)