Logo Bloomberg Technoz

OJK Pertimbangkan Transparansi Best Bid–Best Offer saham FCA

Artha Adventy
13 March 2026 20:10

Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang untuk meningkatkan transparansi perdagangan di Papan Pemantauan Khusus dengan mekanisme Full Call Auction (FCA), salah satunya dengan mempertimbangkan penayangan indikasi best bid dan best offer dalam proses pembentukan harga.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi menyebut opsi tersebut tengah menjadi bagian dari evaluasi terhadap implementasi FCA, terutama setelah muncul sejumlah masukan dari pelaku pasar dan parlemen mengenai transparansi perdagangan di papan tersebut.

“Kalau itu kemudian dihadirkan bentuk transparansi tertentu, misalnya ada indikatif best bid atau best offer, nanti tentu itu menjadi bagian yang akan kita lakukan evaluasinya ke depan,” ujar Hasan, Jumat (13/3/2026). 


Menurut Hasan, mekanisme perdagangan di papan FCA memang berbeda dengan papan reguler. Transaksi di FCA menggunakan sistem periodic call auction, yakni order beli dan jual dikumpulkan terlebih dahulu dalam periode tertentu sebelum dilakukan pencocokan harga.

Skema tersebut diterapkan karena sebagian saham yang masuk dalam papan FCA memiliki likuiditas rendah. Dengan sistem pengumpulan order secara periodik, diharapkan minat beli dan jual dapat terkonsolidasi sehingga terbentuk harga yang lebih representatif.