Pembeli Obligasi Ritel pada 2025 Didominasi Perempuan, Capai 58%
Pramesti Regita Cindy
26 January 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah mencatat partisipasi investor perempuan lebih besar dibandingkan laki-laki dalam pembelian Surat Berharga Negara (SBN) Ritel sepanjang 2025. Dari total investor SBN Ritel yang terlibat selama tahun tersebut, sebanyak 58% merupakan perempuan, sementara laki-laki tercatat 42%.
Sebagai catatan, sepanjang 2025 pemerintah telah menerbitkan delapan seri SBN Ritel, mulai dari ORI027 hingga Sukuk Tabungan seri ST015, dengan total investor yang berpartisipasi mencapai sekitar 262.927 orang.
"Dari sisi literasi keuangan masyarakat, artinya semakin masyarakat Indonesia ter-literate secara finansial, itu artinya ya mereka akan terbuka dengan instrumen-instrumen investasi yang ada," kata Plt Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Novi Puspita Wardani di Gedung Djuanda, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Lebih lanjut menurut dia, dominasi investor perempuan cukup menarik mengingat secara demografi jumlah penduduk laki-laki di Indonesia sedikit lebih besar dibandingkan perempuan. Namun dalam praktiknya, perempuan justru lebih aktif membeli SBN Ritel.
Novi menilai hal ini tidak terlepas dari peran perempuan dalam mengelola keuangan rumah tangga, terutama bagi yang telah berkeluarga. Selain itu, secara karakteristik psikologis, perempuan dinilai cenderung menyukai instrumen investasi yang aman, stabil, dan memberikan kepastian.































