AS Bakal Lepas 172 Juta Barel Minyak demi Redam Dampak Perang
News
12 March 2026 07:20

Ari Natter - Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintahan Trump berencana melepas 172 juta barel minyak dari cadangan darurat Amerika Serikat (AS). Langkah ini merupakan bagian dari upaya terkoordinasi negara-negara di seluruh dunia untuk menekan lonjakan harga minyak mentah dan bahan bakar di tengah berkecamuknya perang dengan Iran.
Menteri Energi AS Chris Wright dalam pernyataan resminya pada hari Rabu (11/3), menyebutkan bahwa proses pelepasan Cadangan Minyak Strategis (SPR) ini akan memakan waktu sekitar 120 hari hingga tersalurkan sepenuhnya. Aksi ini merupakan bagian dari rencana besar negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) untuk menyuntikkan total 400 juta barel minyak ke pasar global.
"Langkah ini bertujuan untuk menyokong kebutuhan dunia selama pasokan terhambat oleh Iran, namun pada akhirnya militer Amerika Serikat yang akan menang," tegas Wright saat diwawancarai Fox News. "Kami berharap dalam beberapa minggu ke depan, lalu lintas kapal di Selat Hormuz akan mulai kembali normal."
Harga minyak mentah, bensin, diesel, hingga bahan bakar jet telah meroket tajam sejak AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari lalu. Perang tersebut menyebabkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz terhenti total. Padahal, jalur krusial ini merupakan rute bagi sekitar seperlima pasokan minyak dunia.



























