AS Habiskan Rp67 T Munisi dalam 72 Jam Pertama Serangan ke Iran
News
12 March 2026 10:30

Gerry Doyle - Bloomberg News
Bloomberg, Militer Amerika Serikat (AS) diperkirakan telah menghabiskan munisi senilai hingga US$4 miliar (sekitar Rp67 triliun) hanya dalam 72 jam pertama serangannya terhadap Iran. Jumlah tersebut mencakup sekitar 400 rudal jelajah dan 800 pencegat pertahanan udara (interceptor).
Data tersebut dirilis oleh raksasa pertahanan asal Jerman, Rheinmetall AG, dalam presentasi kinerjanya pada hari Rabu (11/3). Estimasi ini disusun berdasarkan "sumber terbuka dan asumsi internal perusahaan." Beberapa laporan lain bahkan menyebut biaya munisi untuk dua hari pertama konflik jauh lebih tinggi, yakni mencapai US$5,6 miliar.
Serangan awal AS ke Iran sengaja menargetkan sistem pertahanan udara musuh menggunakan senjata serang jarak jauh yang canggih. Strategi ini dilakukan guna membuat wilayah udara lebih aman bagi pilot untuk melancarkan pemboman menggunakan persenjataan yang lebih murah.
Di sisi lain, Iran membalas dengan ribuan rudal jelajah sederhana jenis Shahed-136 dan ratusan rudal balistik. Serangan masif ini memaksa AS dan mitra Teluknya untuk menguras stok senjata pertahanan udara yang sangat mahal, termasuk pencegat Patriot PAC-3.





























