Ekonom Sebut Outlook Negatif Ancam Biaya Pendanaan Bank
Pramesti Regita Cindy
12 March 2026 20:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perubahan outlook peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat global Moody’s dan Fitch berpotensi berdampak pada sektor perbankan, terutama melalui kenaikan biaya pendanaan (cost of funding) serta tekanan terhadap sentimen pasar keuangan.
Menurut Chief Economist PT Bank Permata Tbk (BNLI) Josua Pardede, dampak tersebut umumnya terjadi melalui tiga jalur utama. Pertama, dari sisi biaya pendanaan atau cost of funding yang berpotensi meningkat bagi sektor keuangan.
Kedua, perubahan outlook juga dapat memengaruhi sentimen pasar, baik di pasar keuangan maupun pasar modal, yang pada akhirnya berpotensi memengaruhi aktivitas intermediasi perbankan.
"Ketiga adalah terkait dengan outlook negatif ini tentunya tadi akan memberikan, apa namanya, concern ya terhadap perjalanan fiskal," kata Josua dalam Public Expose Permata Bank 2026 di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Josua menjelaskan, meski outlook diturunkan, peringkat utang Indonesia sendiri masih tetap dipertahankan. Hal ini menunjukkan fundamental ekonomi nasional masih dinilai cukup kuat oleh lembaga pemeringkat.




























