Logo Bloomberg Technoz

Harga Batu Bara Naik Minggu Lalu di Tengah Ancaman Blackout

Hidayat Setiaji
26 January 2026 08:46

Pusat Data dan Batu Bara Membantu Meningkatkan Emisi AS pada Tahun 2025 (Bloomberg)
Pusat Data dan Batu Bara Membantu Meningkatkan Emisi AS pada Tahun 2025 (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara turun pada perdagangan akhir pekan lalu. Sepanjang minggu, harga si batu hitam tidak terlalu banyak berubah.

Pada Jumat (23/1/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 109/ton. Terpangkas 0,5% dibandingkan hari sebelumnya.

Harga batu bara bergerak fluktuatif sepanjang pekan lalu. Dalam sepekan, harga mencatat kenaikan terbatas 0,14% secara point-to-point.


Musim dingin di bumi belahan utara (northern hemisphere) menjadi katalis positif bagi harga batu bara. Peningkatan permintaan energi membuat batu bara kembali dilirik.

Bahkan di Amerika Serikat (AS). Bloomberg News mengabarkan, permintaan listrik di AS meningkat di tengah cuaca buruk. Tanpa pasokan energi cadangan, maka AS akan terancam mengalami pemadaman listrik massal alias blackout.