Logo Bloomberg Technoz

Harga Batu Bara Stagnan, Indef Waspada PNBP Minerba 2026 Minim

Sultan Ibnu Affan
24 January 2026 15:30

Kalimantan Floating Transfer Barges dimiliki dan dioperasikan oleh Bayan Group. (Dok. PT Bayan Resources)
Kalimantan Floating Transfer Barges dimiliki dan dioperasikan oleh Bayan Group. (Dok. PT Bayan Resources)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Institute for Development of Economics & Finance (Indef) memprediksi target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) disektor mineral dan batu bara (minerba) yang dipatok pemerintah sepanjang tahun ini akan minim.

Head Center of Industry, Trade, and Investment Indef Andry Satrio Nugroho mengatakan, proyeksi tersebut dipengaruhi oleh stagnannya harga komoditas, salah satunya adalah batu bara.

"Kalau kita berbicara mengenai harga batu bara pada hari ini, perhitungan kami, kita melihat bahwa kemungkinan besar sumbangan terhadap PNBP ini akan turun," ujar Andry dalam acara Indonesia Weekend Miner di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).


Andry mengatakan proyeksi itu didasarkan pada hitung-hitungan baseline harga batu bara saat ini yang masih berada di sekitar US$109/ton. 

Jika harga tersebut tetap stagnan dan bertahan hingga akhir tahun, dia memproyeksikan capaian PNBP di sektor minerba akan berada di bawah Rp100 triliun.