Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Net Sell Rp1 T Jadi Sebab IHSG Jauhi 9.000

Muhammad Julian Fadli
23 January 2026 08:13

Karyawan memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Kamis 22 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,2% di posisi 8.992,18.

Jadi sebab terjadinya pelemahan IHSG, investor asing melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp1,33 triliun di perdagangan saham seluruh pasar. Senada, pada pasar reguler investor asing net sell Rp964,14 miliar.

Adapun investor asing net sell yang masif pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp883,22 miliar. Imbas derasnya manuver jual, saham BBCA melemah 0,65% dan ditutup di posisi Rp7.650/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Kamis 22 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Kamis (22/1/2026):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp883,22 miliar
  2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp207,52 miliar
  3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp127,05 miliar
  4. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp104,22 miliar
  5. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp103,11 miliar
  6. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp67,1 miliar
  7. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp65,36 miliar
  8. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp58,54 miliar
  9. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) Rp55,27 miliar
  10. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp54,96 miliar

Sedang pada kesempatan yang sama, investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencapai Rp157,38 miliar. Seiringan dengan tren pembelian, saham ADRO menguat 3,98% dan melesat mencapai Rp2.350/saham.

Penutupan Saham ADRO pada Kamis 22 Januari 2026 (Sumber: Bloomberg)