Logo Bloomberg Technoz

BI Rate Ditahan, Cek Rekomendasi Saham yang Diuntungkan

Muhammad Julian Fadli
22 January 2026 14:17

Layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Keputusan Bank Indonesia (BI) dalam mempertahankan suku bunga acuan di tengah meningkatnya ketidakpastian global, sembari tetap mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri, menjadi angin segar bagi pasar saham.

Pada Rabu (21/1/2026), Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan untuk menahan level suku bunga acuan atau BI Rate tetap di 4,75%. Bank Sentral juga mempertahankan suku bunga deposit facility 3,75%, dan suku bunga lending facility 5,5%.

Tercatat, dipertahankannya suku bunga acuan BI Rate ini merupakan yang keempat kalinya yang dilakukan berturut–turut oleh MH Thamrin.

BI Rate Ditahan Tetap 4,75% (Bloomberg)

Stabilnya BI Rate tersebut turut diikuti oleh pertumbuhan kredit di Indonesia yang meningkat menjadi 9,69% secara tahunan (year–on–year/yoy) pada Desember 2025, dari sebelumnya 7,74% yoy pada November, ekspansi terkuat sejak Februari, seiring dengan upaya pemerintah dalam mendorong permintaan, dan berhasil masuk dalam rentang target yang ditetapkan.

Dalam laporan riset Phintraco Sekuritas menyebutkan, perbedaan antara suku bunga acuan BI dan suku bunga The Fed saat ini tercatat sebesar 100 bps, berada di atas rata–rata selisih tiga tahun yaitu 76 bps.