Untungnya, sejauh ini Trump belum memberlakukan bea masuk besar-besaran seperti yang dia janjikan terhadap Meksiko dan Kanada, atau produk-produk semikonduktor, begitu juga dengan tarif sekunder yang untuk negara-negara yang berdagang dengan Iran. Sehingga, ancaman tarif yang belum diberlakukan ini masih membuka sedikit ruang penguatan bagi ekonomi dunia yang saat ini sedang terkontraksi.
Sementara dari dalam negeri, pidato Presiden Prabowo Subianto di forum Davos terkait program populis Makan Bergizi Gratis menyebut telah memproduksi 59,8 juta porsi makanan untuk 59,8 juta anak. Tahun ini, total alokasi anggaran MBG tercatat Rp335 triliun naik lima kali lipat dari anggaran tahun sebelumnya Rp51,5 triliun. Program ini berlangsung saat Indonesia mendapat sorotan terkait kondisi fiskal yang mengalami defisit sebesar 2,92% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2025.
Arah rupiah saat ini masih akan ditentukan oleh tarik-menarik sentimen global dan kekhawatiran terkait kondisi fiskal domestik. Dalam jangka pendek, peluang penguatan rupiah di pasar spot masih terbuka, terutama apabila indeks dolar AS melanjutkan koreksi dan arus dana asing kembali masuk ke aset berisiko di Asia.
Bank Indonesia juga menyatakan akan melakukan operasi pasar demi mempertahankan penguatan rupiah, meliputi operasi di pasar Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), pasar spot, dan pasar surat berharga negara (SBN).
Analisis Teknikal
Lantas, ke mana arah rupiah hari ini?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame) rupiah berpotensi lanjut menguat pada hari ini. Target penguatan menuju Rp16.850/US$ sampai dengan Rp16.810/US$. Level selanjutnya bisa menguat menembus Rp16.800/US$ jika mampu breakout posisi sebelumnya.
Adapun dalam tren jangka pendek, rupiah mulai membentuk tren pembalikan arah dengan potensi rebound yang terus berlanjut. Apabila tertembus trendline channel kuatnya, maka makin berpeluang menguat menuju Rp16.780/US$.
Apabila rupiah memberikan tanda-tanda melemah nantinya, maka support terdekat dapat menuju Rp16.900/US$. Rentang support rupiah ada di Rp16.950/US$ sampai dengan Rp17.000/US$.
(riset/aji)



























