Purbaya Sebut Indonesia Tak Akan Krisis Meski Rupiah Loyo
Sultan Ibnu Affan
22 January 2026 18:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tren pelemahan Rupiah belakangan yang hampir menyentuh level Rp17.000 dan menjadi terlemah sepanjang sejarah tak serta-merta akan memicu krisis dalam negeri.
Dia meyakini saat ini kondisi fundamental ekonomi Indonesia dinilai sangat cukup kuat, dan diproyeksi akan mengalami pertumbuhan cepat ke depan. "Nggak perlu khawatir Rupiah akan memicu krisis ekonomi. Fundamental kita masih sangat baik," ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Purbaya menambahkan bahwa saat ini pemerintah lewat otoritas fiskal bersama Bank Indonesia sebagai otoritas moneter negara telah berkoodinasi dengan erat dalam memacu pertumbuhan ekonomi. Dengan begitu, dia pun kembali yakin para investor akan berbondong-bondong masuk ke dalam pasar keuangan Indonesia, yang turut menjadi pemicu penguatan kembali mata uang Tanah Air.
Apalagi, fundamental tersebut juga tecermin dalam tren positif indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terjadi belakangan ini. Itu, kata, akan memicu investasi asing atau foreign direct investment (FID) masuk lebih banyak ke dalam negeri.
"Pasar modal itu bendera bagi investor dunia. Kalau pasar modal menguat, investor akan melirik, melihat fondasi ekonomi, lalu masuk. Jadi jangan anggap pergerakan pasar modal enggak penting. FDI akan mulai banyak masuk," tutur dia.
































