Logo Bloomberg Technoz

IHSG Ditutup Naik Tipis, tapi Cetak Rekor Tertinggi Lagi

Muhammad Julian Fadli
20 January 2026 18:35

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya berhasil menguat tipis pada penutupan perdagangan hari ini. Biarpun begitu, IHSG kembali mencetak rekor tertinggi (All Time High/ATH).

Pada Selasa (20/1/2026), IHSG ditutup di posisi 9.134,7. Hanya menguat 0,01% dibanding hari sebelumnya. Namun ini sudah cukup untuk membuat level IHSG kembali mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.

Penutupan IHSG Sesi II pada Selasa 20 Januari 2026 (Bloomberg)

Adapun siang hari tadi, IHSG langsung melesat ke level 9.174,47 yang juga merupakan level harga ATH baru secara intraday. Sedang level terendah IHSG tercatat 9.120,15.


Total transaksi sepanjang hari ini mencapai Rp29,78 triliun, dari sejumlah 72,4 miliar saham yang ditransaksikan sepanjang perdagangan, dengan frekuensi yang terjadi 3,94 juta kali diperjualbelikan. Sementara Kurs Rupiah masih melemah 0,05% ke level Rp16.950/US$ pada tutup dagang.

Sebanyak 336 saham mengalami kenaikan, dan ada 323 saham turun. Sementara itu, ada 143 saham tidak bergerak.

Penyebab IHSG Menguat