Harga Emas Cetak Rekor Lagi, tapi Saham Produsen Emas Melempem
Muhammad Julian Fadli
20 January 2026 11:38

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kenaikan harga emas dunia di pasar spot tak berhenti mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH). Namun ironisnya performa saham–saham produsen dan/atau penambang emas di Indonesia tidak ikut terangkat tinggi.
Dalam pantauan, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) salah satunya, harganya justru melemah 0,51% ke posisi Rp3.980/saham pada perdagangan pagi hari Selasa (20/1/2026).
Saham barang baku, yang menggawangi sejumlah saham emas juga tertekan 0,05%, atau jadi salah satu yang paling dalam pelemahannya pada perdagangan Selasa hari ini. Bersanding dengan saham–saham transportasi yang melemah 0,09%.
Adapun pada perdagangan hari ini, saham emiten emas di BEI mengalami pelemahan di zona merah yang berseberangan jauh dengan harga emas dunia yang melesat hingga berhasil pecah rekor harga tertinggi sepanjang masa hingga menyentuh level US$4.689,15/troy ounce di intraday, dan saat ini diperdagangkan di rentang US$4.670,89/troy ounce.
Dalam sehari saja, harga emas berhasil menguat mencapai 1,54%. Sementara sepanjang 2026, harga emas sudah melonjak nyaris 8%. Melanjutkan tren bullish tahun lalu di mana harga sang logam mulia melesat lebih dari 60%




























