Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Saham Bank Merah

Muhammad Julian Fadli
20 January 2026 16:40

Warga menukarkan uang dolar AS ke rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga menukarkan uang dolar AS ke rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga saham bank besar kompak melemah seiring pelemahan nilai rupiah terhadap dolar AS yang mencapai titik terendahnya sepanjang sejarah (All Time Low/ATL).

Turunnya saham–saham bank besar tersebut justru berseberangan jauh dengan IHSG yang berhasil menguat, terlebih melejit hingga All Time High baru. Pada tutup perdagangan, IHSG mencatat penguatan 0,01% di posisi 9.134.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah spot ditutup terdepresiasi 0,05% di Rp16.950/US$. Menandainya posisi penutupan terlemah rupiah di pasar spot dalam sejarah Indonesia merdeka.

Rupiah All Time Low Rp16.950/US$ (Bloomberg)

Pelemahan rupiah utamanya tersengat eskalasi tensi geopolitik kembali mengencangkan sentimen risk-off. Perselisihan Greenland yang menyeret Amerika Serikat (AS) dengan Eropa membuka babak baru perang dagang, dengan mengemukanya ancaman tarif antar dua negara tersebut.

Diperberat lagi sentimen negatif dari dalam negeri, kepercayaan pasar sedang diuji melintasi serangkaian kebijakan dan sikap yang diambil pemerintah. Defisit fiskal mencapai 2,92% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2025, yang diprediksi akan melampaui ambang batasnya di 3% PDB tahun ini.