Logo Bloomberg Technoz

Menguat 0,47% ke 9.075,4, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru Lagi

Muhammad Julian Fadli
15 January 2026 18:14

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) barunya lagi. Pada Kamis (15/1/2026), IHSG ditutup menguat 0,47% di posisi 9.075,4 yang merupakan level harga tertinggi secara penutupan.

Adapun rentang perdagangan terjadi pada level 9.040,99 sampai dengan 9.100,82 yang juga merupakan level harga tertinggi secara intraday sepanjang masa (ATH).

Penutupan IHSG Sesi II pada Kamis 15 Januari 2026 (Bloomberg)

Total transaksi hari ini mencapai Rp28,25 triliun, dari sejumlah 50,63 miliar saham yang ditransaksikan sepanjang perdagangan. Dengan frekuensi yang terjadi 3,37 juta kali diperjualbelikan. Sementara Kurs rupiah melemah 0,15% ke level Rp16.885/US$ pada tutup dagang.


Sebanyak 339 saham mengalami kenaikan, dan ada 331 saham turun. Sedang ada 133 saham tidak bergerak. 

Saham–saham Konsumen non primer, saham keuangan, dan saham teknologi menjadi pendorong utama kenaikan IHSG hingga catat level tertinggi, dengan menguat 1,15%, 1,14%, dan 0,58%, disusul oleh menguatnya saham Konsumen primer mencapai 0,19%.