Lewat narasinya, penulis di akun tersebut menyampaikan jika Jokowi disebut diindikasikan telah terlibat dalam aliran dana tidak wajar yang berasal dari jalur lintas negara selama masa kepemimpinannya.
Temuan tersebut, klaimnya, berasal dari analisis aliran transaksi lintas perbankan internasional, kerja sama data intelijen keuangan, serta laporan aktivitas keuangan tidak lazim yang lewati batas yurisdiksi nasional.
"Dalam sebuah jalur tersebut, nama bank-bank berbasis di Tiongkok muncul sebagai simpul perantara, baik sebagai transit, koresponden, maupun penampung sementara dana dalam jumlah besar," papar akun tersebut.
(ain)
No more pages





























