Logo Bloomberg Technoz

Trump Puji Prabowo, Indonesia Dianggap Berperan untuk Perdamaian

Redaksi
23 February 2026 14:48

Duta Besar Greer menyatakan pengumuman Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Presiden Trump dengan Presiden Prabowo. (Dok. USTR)
Duta Besar Greer menyatakan pengumuman Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Presiden Trump dengan Presiden Prabowo. (Dok. USTR)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pujian Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam forum Board of Peace (BoP), di Washinton DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2) lalu, dinilai sebagai bentuk penghormatan dan ajakan kerja sama konkret dalam diplomasi tingkat tinggi.

Pemerhati politik luar negeri Rizal Mallarangeng yang hadir langsung dalam KTT tersebut menegaskan bahwa ungkapan Trump harus dipahami dalam konteks diplomasi global.

“Kalau diplomasi tingkat tinggi, ini sudah diplomasi tingkat tertinggi. Saya kira kalau bumbu-bumbu penyedap seperti itu kan bagus sekali untuk mengakrabkan hubungan negara-negara penting, termasuk Indonesia dengan Amerika Serikat. Dan kata-kata yang dipakai oleh Presiden Trump kan itu khas, kata-kata di New York tuh, tough cookie,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan salah satu televisi, Sabtu (21/2).
 
Ia menjelaskan makna istilah tersebut sebagai bentuk pujian terhadap ketegasan Presiden Prabowo. Trump memuji Prabowo sebagai orang yang tegas, smart, orang yang tidak gampang untuk diajak dan dibujuk sesuatu yang dia tidak percaya. 


“Jadi kira-kira itu sebuah pujian, tetapi sebuah yang paling penting kan uluran tangan untuk bekerja sama gitu,” kata Celi, sapaan akrab Rizal. Menurutnya, yang lebih penting dari pujian tersebut adalah momentum kerja sama konkret dalam penyelesaian konflik Palestina–Israel melalui Board of Peace.

“Ini baru pertama kali ini perdamaian punya masa depan yang panjang di Palestina dan Israel. Kalau berhasil, kita harus temukan tangan dong, kita gak cuma omon-omon doang. Tapi ikut terlibat dalam inisiatif baru,” jelasnya.