Bahlil Waspadai Subsidi Energi Melonjak Efek Harga Minyak Melejit
Azura Yumna Ramadani Purnama
04 March 2026 09:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mewaspadai melonjaknya subsidi dan kompensasi energi gegara kenaikan harga minyak dunia yang dipengaruhi penutupan Selat Hormuz di Timur Tengah.
Bahlil menyatakan harga minyak dunia sudah naik ke level US$78—US$80 per barel, melebihi asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN 2026 sebesar US$70/barel.
Dengan begitu, Kementerian ESDM sedang mencermati dampak kenaikan harga minyak mentah tersebut terhadap kompensasi dan subsidi energi.
Akan tetapi, Bahlil menyatakan kenaikan harga minyak mentah tersebut juga berpotensi menguntungkan pemerintah sebab pendapatan negara dari sektor migas turut berpotensi mengalami kenaikan.
“Ini yang akan kita harus hati-hati, ini berdampak pada kenaikan subsidi yang akan ditanggung oleh negara. Di sisi lain, dengan kenaikan harga ICP, itu juga negara mendapatkan pendapatan,” kata Bahlil dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (3/3/2026).





























