Logo Bloomberg Technoz

Rombongan Wamenham Terjebak di Qatar akibat Perang Iran vs AS

Dovana Hasiana
04 March 2026 10:10

Wakil Menteri HAM Mugiyanto di Doha, Qatar. (Dok. Instagram @kementerian_ham)
Wakil Menteri HAM Mugiyanto di Doha, Qatar. (Dok. Instagram @kementerian_ham)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto mengatakan rombongan kementeriannya sudah terjebak di Doha, Qatar selama tiga hari. Hal ini terjadi seiring penutupan wilayah udara akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel dan Iran. 

Mugiyanto bersama tim direncanakan tiba di Jenewa, Swiss pada Sabtu pekan ini untuk menghadiri Sidang Dewan HAM PBB ke-61. Terlebih, Indonesia terpilih menjadi Presiden Dewan HAM PBB pada tahun ini. Namun, perjalanan diplomatik tersebut dipaksa untuk berputar kembali menuju bandara di Doha, Qatar.

“Sampai hari ketiga, situasinya masih belum kondusif, masih belum ada kepastian kapan konflik ini akan berakhir, kapan ruang udara di Qatar dan di negara-negara sekitar ini akan dibuka,” ujar Mugiyanto dalam akun Instagram resmi, dikutip Selasa (3/3/2026). 


“Kami hanya bisa berharap mudah-mudahan segera dipulihkan ruang udara di wilayah udara di Qatar dan negara-negara sekitar dan perdamaian bisa segera terwujud.”

Berdasarkan informasi dari Duta Besar Indonesia untuk Qatar Guruh Langkah Samudra, ada lebih dari 100 orang yang terdampar di Bandara Hamad di Doha. Selain yang berada di Doha, Qatar, ratusan warga negara Indonesia juga terdampar karena tak bisa melanjutkan perjalanan. Mereka tersebar di Uni Emirat Arab, Dubai, Kuwait, Arab Saudi, hingga Bahrain. Para WNI tersebut