Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham Asia Siap Dibuka Bergerak Positif Meski S&P 500 Lesu

News
14 January 2026 06:50

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Rob Verdonck - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia diprediksi akan dibuka dengan pergerakan positif secara umum, meski indeks AS turun karena data inflasi gagal mengubah ekspektasi pasar tentang jeda pemotongan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Kontrak berjangka saham menunjukkan kenaikan moderat di Tokyo dan Hong Kong, sementara Sydney diprediksi akan dibuka dengan pergerakan terbatas, setelah indeks regional mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa pada Selasa. S&P 500 turun dari rekor tertinggi, setelah JPMorgan Chase & Co memimpin penurunan di sektor perbankan karena biaya perbankan investasinya meleset dari perkiraan.


Minyak mentah Brent mencatat kenaikan empat hari terbesar sejak Juni karena Presiden AS Donald Trump meningkatkan retorika tentang Iran, perak juga memperpanjang reli baru-baru ini dengan mencetak rekor tiga hari terbaiknya dalam sejarah.

Yen bertahan di dekat level terlemahnya dalam 18 bulan terhadap dolar AS akibat laporan tentang kemungkinan Pemilu sela mendadak.