Logo Bloomberg Technoz

Greenland Tolak Keras Gabung AS, Pilih Bersatu dengan Denmark

News
14 January 2026 06:30

Rumah-rumah yang dicat dan blok apartemen perumahan yang menghadap ke fjord di Nuuk, Greenland. (Juliette Pavy/Bloomberg)
Rumah-rumah yang dicat dan blok apartemen perumahan yang menghadap ke fjord di Nuuk, Greenland. (Juliette Pavy/Bloomberg)

Sara Sjolin - Bloomberg News

Bloomberg, Perdana Menteri (PM) Greenland Jens-Frederik Nielsen secara tegas menolak bergabung dengan AS dan menyatakan wilayah Arktik tersebut lebih memilih bersatu dengan Denmark. Hal ini menunjukkan bahwa pulau tersebut menunda rencana kemerdekaannya untuk saat ini.

"Kami saat ini menghadapi krisis geopolitik, dan jika kami harus memilih antara AS dan Denmark di sini dan sekarang, maka kami memilih Denmark," kata Nielsen dalam konferensi pers bersama dengan PM Denmark Mette Frederiksen di Kopenhagen pada Selasa waktu setempat. 


"Kami memilih Greenland yang kita kenal hari ini, yang merupakan bagian dari Kerajaan Denmark," ujarnya.

Pernyataan Nielsen disampaikan menjelang pertemuan penting antara Menteri Luar Negeri (Menlu) Denmark dan Greenland dengan Menlu AS Marco Rubio dan Wakil Presiden AS JD Vance di Washington pada Rabu (14/1/2026).