Cuaca Buruk, AirNav Alihkan Pendaratan Sejumlah Penerbangan
Mis Fransiska Dewi
12 January 2026 21:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - AirNav Indonesia mengalihkan hingga melakukan pembatalan pendaratan terhadap sejumlah penerbangan tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten hari ini, Senin (12/1/2026) imbas cuaca buruk.
EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur keselamatan penerbangan yang harus dijalankan para petugas Air Traffic Controller (ATC) yang melakukan pemanduan.
”Langkah ini adalah bagian dari layanan navigasi yang harus kami lakukan, mengacu pada kondisi cuaca buruk yang berisiko terhadap keselamatan penerbangan. Semua dilakukan berdasarkan aturan dan ketentuan, serta dengan satu alasan, yaitu utuk keselamatan penerbangan,” kata Hermana dalam siaran pers.
Hermana memerinci, perubahan pelayanan navigasi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terjadi pada periode pukul 05.00 - 10.00 WIB, ketika hujan dengan derasnya mengguyur wilayah bandara dan sekitarnya. Situasi tersebut menyebabkan peningkatan pergerakan pesawat yang melakukan pembatalan pendaratan (go-around) dan pengalihan pendaratan ke bandara alternatif (divert).
”Pada periode tersebut, jarak pandang (visibility) di semua landasan pacu yang ada di Soekarno-Hatta, tercatat berada di bawah 1.000 meter, yang merupakan batas minimum prosedur pendaratan bagi pesawat. Kalau dipaksakan untuk terus mendarat, itu sangat membahayakan. Karena itu, kondisi ini mengakibatkan terjadinya penumpukan lalu lintas kedatangan (arrival traffic) di wilayah udara Jakarta,” ungkapnya.






























