Logo Bloomberg Technoz

BI Lapor Penjualan Ritel Tumbuh di November-Desember 2025

Hidayat Setiaji
12 January 2026 10:14

Pengunjung menggunakan laptop di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (29/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung menggunakan laptop di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Senin (29/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) merilis data penjualan eceran terbaru. Untuk November 2025, penjualan ritel tumbuh lebih cepat dari bulan sebelumnya. Namun lajunya diperkirakan melambat pada Desember 2025.

Pada Senin (12/1/2026), BI melaporkan penjualan ritel yang dicerminkan dengan Indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 222,9 pada November 2025. Naik 6,3% secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi ketimbang pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 4,3% yoy.

"Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh peningkatan penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Barang Budaya dan Rekreasi," sebut laporan BI.


Secara bulanan (month-to-month/mtm), penjualan eceran pada November 2025 tumbuh sebesar 1,5%. Didukung oleh peningkatan penjualan Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Suku Cadang dan Aksesori, serta Makanan, Minuman, dan Tembakau seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang periode perayaan Hari Natal dan Tahun Baru.

Untuk Desember 2025, BI memperkirakan IPR berada di 231,7. Tumbuh 4,4% yoy, sedikit melambat ketimbang bulan sebelumnya.