Logo Bloomberg Technoz

Risk-Off Menguat, Data Asia hingga AS Jadi Penentu Arah Pasar

Redaksi
02 March 2026 08:32

Inflasi Tahunan Januari Tembus 3,55%, Ini Alasannya. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Inflasi Tahunan Januari Tembus 3,55%, Ini Alasannya. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pekan pertama Maret, pasar dibuka dengan kekhawatiran dengan terjadinya perang terbuka antara Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran. 

Di tengah ketidakpastian geopolitik yang semakin memanas, aset safe haven kembali diburu dan membuat indeks dolar AS terangkat naik lagi sebesar 0,41% menjadi ke level 98-an. 

Hal ini membuat aset-aset di pasar Asia kembali susut menyusul adanya sentimen risk-off dan pelaku pasar menghindari emerging markets


Dampaknya sudah mulai terasa: rupiah offshore pagi ini tertekan 0,24% dan kembali menyusut di level Rp16.843/US$ setelah sempat dibuka menguat 0,14% di posisi Rp16.780/US$. 

Sementara minyak dunia juga masih tetap melambung ke level US$78,39 per barel, setelah sempat melonjak 12,54% ke US$81,57 per barel dalam pembukaan pagi.